21 June 2017

Pelatihan Penulisan Berita Untuk Web Desa Sugiharjo Tuban




Pelatihan Penulisan Berita Untuk Web Desa Sugiharjo Tuban
Salam...
Hai kawan, tak terasa sudah beberapa bulan saya belum update tulisan di blog tercinta ini. Blog personal milik saya Nafakhatin Nur. Ah jadi malu sbenarnya, dan  saya tak berani beralasan apapun. Karena orang yang suka mencari-cari alasan untuk membebaskan diri dari suatu pekerjaan yang sudah diniati adalah orang “alasan”(orang hutan), begitu dawuhnya salah seorang guru saya. Astaghfirullahal adzim. Makanya, alhamdulillah sekali, akhirnya hari ini kalian membaca tulisan terbaru saya. Sekelumit catatan kegiatan saya kemarin. Emang kemarin ada kegiatan apa nih ? Oke, siap-siap....siap siap..mulai !
Begini, berawal dari info seorang teman Komunitas Blogger Tuban di grup wa yang saya ikuti, kemarin hari Selasa tanggal 20 Juni 2017 saya berkesempatan mengikuti jalannya acara Pelatihan Penulisan Berita Web Desa Sugiharjo Kecamatan Tuban. Jam menunjukkan sekitar pukul setengah sepuluh lebih ketika motor yang saya tumpangi memasuki pelataran Balai Desa Sugiharjo Tuban.  Walau rumah saya tergolong dekat dengan lokasi karena masih satu kecamatan, ternyata saya harus sms teman yang rumahnya ada di daerah situ. Saya juga harus bertanya ulang kepada seorang warga untuk  memantapkan arah lokasi. Itung-itung praktek pribahasa “ malu bertanya sesat di jalan”, hehe.


Jreng...Tak berapa lama setelah kedatangan saya, acarapun segera dimulai. Tanpa banyak kata pengantar, bahkan tanpa sambutan dari Pak Kades, pelatihan menulis warga untuk web desa langsung memasuki tahap pemaparan materi. Mas Edi Purnomo selaku pemred blogTuban.com dengan baju birunya yang bertuliskan “ Menulis itu Keberanian” di bagian punggungnya menyampaikan materi secara ciamik. Khas banget gaya reportasenya.  Fokus materi adalah bagaimana meramu sebuah fakta/kejadian yang ada di desa menjadi sebuah tulisan yang bisa menjadi informasi aktual, akurat serta menarik bagi para pembaca web tersebut.
Walau pelaksaanan pelatihan di bulan puasa, peserta yang seluruhnya warga desa setempat dan berusia muda berjumlah 16 orang terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan sampai tuntas. Setelah satu jam mencerna materi, mereka kemudian mendapat tugas selama 1 jam untuk praktek secara langsung membuat sebuah tulisan . Agar berita benar-benar akurat maka para peserta harus mendatangi lokasi secara langsung. Dan sesuai kesepakatan, dalam waktu 45 menit semua peserta harus sudah kembali ke Balai Desa untuk kemudian meramu bahan berita yang sudah dikantongi menjadi sebuah tulisan.  Adapun tema berita diambil berdasarkan fakta yang ada di daerah setempat diantaranya : legen, pasar Grudo, Pesantren Hidayatus Salam, pengusaha burung love bird, dst.

( menuju lokasi bahan berita)

Menarik. Ya, pelatihan yang diprakarsai oleh pembuat web desa Sugiharjo yaitu Mas Wid begitu panggilan akrabnya, salah seorang pakar IT asli Tuban sangat menarik untuk ditindaklanjuti.  Juga perlu kiranya ditiru oleh desa-desa yang lain. Setidaknya ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari keikutsertaan warga menulis di web desa yaitu :
1.      Menjadikan warga lebih berperan aktif dalam berbagai program desa.
2.      Warga menjadi semakin terasah ketrampilan menulisnya.
3.      Tulisan di web desa menjadi lebih variatif dan beragam karena tulisan warga yang beragam pula.
4.      Web desa bisa menjadi media promosi aset desa yang murah biaya karena bisa diakses sampai di belahan dunia manapun.
5.      Warga semakin melek IT dan mampu menggunakannya untuk kemaslahatan bersama.
Demikian sedikit orat-oret saya tentang Pelatihan Penulisan Berita Web Desa di Desa Sugiharjo Tuban. Semoga bermanfaat. Dan untuk Desa Sugiharjo yang saat ini dipimpin oleh Bapak Karso, semoga semakin sukses semua program yang dicanangkan dengan bantuan web desanya, amin.
Taraaa.. tunggu tulisan saya berikutnya yaa..





Foto : Dokumen pribadi.

3 komentar:

Adhi Sutowo said...

Salam....gimana y mbak bias tulisan berita atau postingan itu enak dibaca, baik dan benar....

whydee said...

terima kasih atas kerawuhannya, semoga kedepan bisa mengadakan kegiatan serupa dan lebih baik lagi,

Nafakhatin Nur said...

Amin. Saya siap datang kalau ada kesempatan..